Protokol Penanganan Virus Corona

Protokol Penanganan Virus Corona


Protokol penanganan virus corona yang dijelaskan dalam video berdurasi 4 menit 38 detik, yang diunggah melalui sosial media youtube resmi Presiden Joko Widodo. Berikut penjelasan protokol penanganan virus corona:

Siapa yang berpotensi terpapar virus corona?
Orang yang memiliki riwayat perjalanan 14 hari yang lalu ke negara dengan transmisi lokal Covid-19 atau merasa pernah kontak pasien terkonfirmasi Covid-19.

Apa yang perlu dilakukan jika memenuhi dua kondisi tersebut?
Bila anda merasa sehat maka dianjurkan untuk karantina diri dirumah selama 14 hari sambil memonitor kondisi tubuh.

Jika anda merasa tidak sehat atau timbul gejala, segera lapor ke petugas kesehatan atau hubungi Hotline Center Corona 119 untuk mendapat rujukan pemeriksaan ke fasilitas layanan kesehatan.

Gejala apa saja yang perlu diperhatikan?
Demam lebih dari 38°C (Derajat Celcius), Batuk atau Pilek, Sakit Tenggorokan, Sesak atau gangguan pernapasan

Apakah perlu langsung datang ke layanan kesehatan?
Apabila gejalanya ringan, utamakan menghubungi hotline center corona 119, atau rumah sakit rujukan terdekat, untuk mendapatkan informasi mengenai langkah berikutnya.
Sambil mencari informasi ini yang harus dilakukan?
-Hindari keluar rumah
-Istirahat yang cukup
-Banyak minum air putih dan makan makanan yang bergizi
-Cuci tangan dan bersihkan barang yang mudah tersentuh dengan tangan
-Tetap gunakan masker agar percikan dari batuk atau bersin tidak mengenai orang lain bahkan di dalam rumah sekalipun.

Kapan harus mencari bantuan medis tambahan?
Bila gejala yang dirasakan cukup parah, misalnya sesak nafas berat, atau apabila anda dalam klasifikasi kelompok rentan, karena berusia lebih dari 60 tahun, memiliki penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, gangguan imun, ada riwayat sakit pernapasan, dan lainnya.

Apa yang perlu dilakukan bila gejala berlanjut Dan harus ke fasilitas kesehatan?
Gunakan masker saat keluar rumah,
Praktekan etika batuk dan bersin yang benar dengan menutup dengan tisu atau tisu,
Hindari menggunakan transportasi publik

Bagaimana tahapan Screening pasien di fasilitas pelayanan kesehatan?
Sebelum memberikan perawatan tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan akan melakukan Screening. Jika tidak memenuhi kriteria pasien dalam pengawasan atau PDP 19, maka akan di rawat inap atau rawat jalan tergantung diagnosa dan keputusan dokter.

Jika memenuhi kriteria pasien dalam pengawasan Covid-19, maka akan dirujuk ke salah satu rumah sakit rujukan, didampingi oleh tenaga kesehatan yang menggunakan alat pelindung (APD)

Di rumah sakit rujukan spesimen pasien diambil untuk pemeriksaan Lab dan pasien akan ditempatkan di ruang isolasi.
Spesimen dikirim ke badan penelitian dan pengembangan kesehatan atau balitbangkes di Jakarta.

Hasil pemeriksaan pertama akan keluar dalam 24 jam, jika hasilnya negatif pasien akan dirawat sesuai dengan penyebab penyakit, jika positif maka pasien akan dinyatakan sebagai penderita Covid-19 diambil sampel setiap hari dan baru akan keluar dari ruang isolasi jika pemeriksaan sampel dua kali berturut-turut hasilnya negatif.

Itulah informasi dan protokol kesehatan untuk masalah Covid-19 yang perlu diikuti oleh masyarakat, sakit akibat virus corona dapat disembuhkan namun begitu lebih baik mencegah dan tidak menularkan kepada mereka yang lebih Rentan


Posting Komentar

0 Komentar