7 Teknik Fotografi Dasar Untuk Eksis Di Instagram

7 Teknik Fotografi Dasar Untuk Eksis Di Instagram


Fotografi saat ini bukan menjadi hal yang sulit untuk dipelajari apalagi saat ini hampir semua smartphone memiliki kamera yang mumpuni untuk melakukan fotografi. 

Namun ada beberapa hal yang belum bisa dilakukan pada kamera smartphone dan harus menggunakan kamera DSLR untuk bisa menghasilkan teknik-teknik fotografi, beberapa diantaranya juga bisa menggunakan kamera handphone yang memiliki mode expert atau manual.

Berikut beberapa teknik fotografi yang bisa digunakan saat mengabadikan momen berharga :

1. ZOOMING

Zooming merupakan teknik fotografi yang memiliki efek luar biasa, namun untuk proses pemotretannya juga cukup sulit. 

Mengandalkan kombinasi Speed, Diafragma dan ISO yang pas teknik fotografi ini bisa diimplementasikan di kondisi cahaya yang pas juga.

Teknik Zooming memiliki efek foto seolah-olah bergerak maju atau mundur, karena efek yang dihasilkan didapat dari pergerakan lensa kamera, bisa melalui Zoom Out maupun Zoom In. 

Untuk dapat menghasilkan foto dengan teknik Zooming disarankan menggunakan Speed yang rendah yaitu dibawah 1/30, untuk diafragma dan ISO bisa disesuaikan dengan kondisi cahaya.

2. PANNING

Panning merupakan teknik fotografi yang memiliki efek blur juga namun blur kali ini menghasilkan foto dengan gerakan ke samping kanan dan kiri. 

Berbeda dengan teknis Zooming yang menggunakan pergerakan Lensa, teknik fotografi Panning ini menggunakan gerakan kekanan atau kekiri yang lebih disarankan menggunakan tripod untuk pemotretannya.

Teknik panning biasanya digunakan untuk memotret kegiatan olahraga, seperti balapan mobil maupun motor. 


Untuk pengaturan pada kameranya Panning bisa dihasilkan dengan speed 1/50, dengan diafragma dan ISO yang disesuaikan dengan kondisi cahaya.

Saat pemotretan yang harus dilakukan adalah dengan mengarahkan kamera ke objek yang berjalan, setelah itu arahkan fokus ke objek yang berjalan tersebut, sambil mengikuti objek yang berjalan kamera harus tetap mengikuti objek sambil menekan tombol rana. Untuk menghasilkan foto yang terbaik tentu perlu adaptasi saat memotret dengan teknik Panning.


3. BLURRING

Blurring merupakan teknik foto sederhana yang menghasilkan objek foto lebih fokus dibanding dengan background maupun foreground. 


Teknik blurring umumnya digunakan di tempat ramai, di kondisi cahaya yang agak redup atau bisa dilakukan diluar ruangan pada sore hari.

Untuk pengaturan pada kameranya disarankan menggunakan speed yang rendah atau dibawah 1/30, dengan diafragma dan ISO yang di sesuaikan. 


Untuk proses pemotretannya juga disarankan menggunakan tripod agar kamera tetap stabil dan objek juga harus diam hingga kamera selesai memproses fotonya.


4. FREEZING

Freezing merupakan teknik foto yang menghasilkan efek foto pada objek yang bergerak menjadi berhenti. 


Teknik foto ini biasanya digunakan pada objek manusia yang seolah-olah sedang terbang, atau bisa juga digunakan pada saat menyaksikan pertandingan olahraga seperti basket.

Berbeda dengan ketiga teknik diatas pengaturan kamera pada pemotretan dengan teknik Freezing membutuhkan speed yang tinggi atau bisa diatas 1/200, dengan diafragma dan ISO yang disesuaikan.


5. SILUET

Siluet merupakan foto yang masih menarik untuk dimiliki karena foto siluet bisa memberikan satu cerita yang menarik di dalam foto. Teknik foto siluet bisa digunakan dengan skenario cahaya yang cukup. 


Kondisi foto siluet sendiri memiliki objek yang gelap dan background yang terang maka dari itu membutuhkan kondisi cahaya yang diperhitungkan.

Untuk pengaturan kameranya teknik Freezing bisa menggunakan Speed 1/50 keatas, dengan diafragma yang besar dan ISO yang disesuaikan. 

Untuk proses pemotretannya disarankan saat kondisi malam hari dan dengan bantuan lampu yang mumpuni.


6. MAKRO

Makro merupakan teknik fotografi yang menarik karena objek yang dibutuhkan pada teknik Makro adalah benda maupun hewan yang sangat kecil, efek yang dihasilkan dari fotografi Makro adalah membuat objek terlihat besar dengan detail yang sangat jelas.

Dengan objek yang kecil membutuhkan lensa yang mumpuni pastinya, setiap merk kamera pasti memiliki lensa makro yang bisa memotret dengan jarak yang sangat dekat agar menghasilkan gambar yang sesuai dengan keinginan.

Untuk pengaturan kamera pada fotografi makro bisa menggunakan pengaturan Auto dengan begitu bisa lebih mudah proses pemotretan, namun agar menghasilkan detail yang cukup baik bisa menggunakan pengaturan diafragma manual sesuai dengan keinginan.


7. BULB

Bulb merupakan fotografi yang memanfaatkan efek bluring sebagai objek, umumnya efek ini digunakan untuk memotret cahaya yang jalan dan dilakukan saat malam hari. 


Untuk objek fotografi Bulb bisa kendaraan yang sedang berjalan. Untuk pemotretan Bulb bisa menggunakan mode Bulb yang tersedia di kamera, dengan cara merendahkan speed serendah mungkin hingga muncul tulisan Bulb, atau bisa juga menggunakan speed 30 detik.

Untuk diafragma dan ISO pada pemotretan dengan teknik Bulb bisa menggunakan Diafragma dengan angka yang besar dan menggunakan ISO yang kecil. 

Untuk proses pemotretannya sangat disarankan menggunakan tripod agar kamera tetap stabil saat proses pengambilan gambar selesai.

Posting Komentar

0 Komentar